Kondangan Riyayan, Tradisi Berbagi dan Silaturahmi Menyambut Idul Fitri 1447 H

  • Mar 19, 2026
  • Kaligayam Kidul
  • Tradisi

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, masyarakat menggelar tradisi “Kondangan Riyayan” sebagai bentuk kebersamaan dan pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertempat di kediaman Bapak Kosim, dengan suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh warga sekitar yang datang dengan membawa berbagai hidangan dari rumah masing-masing. Berbeda dengan kegiatan makan bersama pada umumnya, dalam tradisi ini setiap warga membawa makanan yang ditata di atas tampah, kemudian dikumpulkan dan disusun secara rapi di lokasi acara.

Setelah seluruh hidangan terkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan akan keberkahan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Suasana khidmat terasa saat seluruh warga bersama-sama memanjatkan doa.

Usai doa bersama, makanan yang telah dikumpulkan kemudian ditukar antarwarga. Tradisi tukar makanan ini menjadi simbol kebersamaan, keikhlasan dalam berbagi, serta mempererat hubungan sosial di antara masyarakat. Setiap orang tidak hanya memberi, tetapi juga menerima, menciptakan rasa kebersamaan yang hangat dan penuh makna.

Salah satu hidangan khas yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah kue apem. Dalam budaya Jawa, apem memiliki filosofi mendalam yang berasal dari kata “afwun” yang berarti permohonan maaf. Kehadiran apem dalam tradisi riyayan menjadi simbol saling memaafkan dan harapan untuk menyambut hari yang fitri dengan hati yang bersih.

Tradisi kondangan riyayan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana untuk menjaga nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, serta memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Di tengah perkembangan zaman, kegiatan seperti ini diharapkan tetap lestari sebagai bagian dari warisan budaya yang penuh makna.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.